DEPARTEMEN Pertanian (Deptan) mengungkapkan, hampir 60 ribu hektare (ha) atau tepatnya 59.990 ha pertanaman padi mengalami puso atau gagal panen akibat kekeringan, banjir dan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) selama 2009. Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Ditjen Tanaman Pangan Deptan, Ati Wasiati di Jakarta, Jumat (28/8) mengatakan, luasan tanaman yang mengalami puso tersebut hanya 1,1 persen jika dibandingkan total areal pertanaman padi hingga bulan Juni 2009 yang mencapai 5,62 juta ha.
“Luas puso tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun 2008 yang mencapai 154.303 hektare dan rerata 5 tahun pada periode yang sama seluas 109.334 hektare,” katanya.
Sementara itu luas kekeringan pada tanaman padi selama musim kemarau (MK) 2009 atau periode April – Agustus seluas 34.832 hektare sedangkan yang puso 737 hektare atau lebih rendah apabila dibandingkan dengan MK 2008 dan rerata 5 MK pada periode yang sama.
Sedangkan pada periode Januari – Agustus kekeringan mencapai 55.524 ha dan puso 2.063 ha, tambahnya, juga lebih rendah bila dibandingkan tahun 2008 dan rerata 5 tahun.
“Pada periode yang sama kekeringan terluas di Propinsi Sulawesi Selatan,” katanya.
Pada periode Januari – Agustus luas tanaman padi yang terkena banjir mencapai 173.414 ha yang mana puso 55.796 ha, lebih rendah dibandingkan tahun 2008 dan rerata 5 tahun.
Areal persawahan yang terluas terkena banjir yakni di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.
Ati menambahkan, luas serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada periode Januari – Agustus 252.247 ha dengan tingkat puso 2.131 ha, lebih rendah dari tahun 2008 dan rerata 5 tahun. Serangan OPT terluas di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.
Menurut dia, pada tahun lalu luas tanaman padi yang mengalami puso akibat kekeringan, banjir dan OPT utama seluas 154.303 ha sedang rerata 5 tahun pada periode yang sama seluas 109.334 ha.
Sementara itu, lanjutnya, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa pada bulan September 2009 di beberapa Zona Perkiraan Musim akan memasuki awal musim hujan.(Ant)
Sumber: Jurnal Nasional
Hits (201)Tags: kekeringan, puso